Dugaan Rekayasa DPT Terungkap

Posted on 9 April 2009. Filed under: berita | Tag:, , , , , , , , |

JAKARTA, KOMPAS.com – Dugaan adanya rekayasa sistemik terhadap daftar pemilih tetap mulai terungkap. Tim Pemilu Jurdil Badan Pemenangan Presiden PDI-P mendapatkan salinan pembicaraan lewat SMS sejumlah tokoh yang mengindikasikan kuat adanya rencana manipulasi DPT pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur.

Model serupa juga ditengarai telah diterapkan pada pemilu legislatif. Karena itu, tim meminta semua partai politik mewaspadai upaya manipulasi tersebut.

Temuan itu disampaikan tim yang terdiri dari Hasto Kristiyanto, didampingi Gayus Lumbuun yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari PDI-P, dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Agneta Singadekane, Selasa (7/4) di Jakarta.

”Data ini diterima Badan Pemenangan Pemilu Presiden dan sudah klarifikasi dan verifikasi. Kami bertanggung jawab terhadap data itu,” ujar Hasto.

Dalam pesan singkat (SMS) itu digambarkan bahwa seseorang menjanjikan bisa menambah suara minimum 10 persen, tentunya dengan memberikan bayaran. Orang yang dijanjikan menanyakan tingkat keberhasilan dan keamanannya.

Coret ”selundupan”

Terkait dengan kisruh masalah DPT, untuk memastikan tidak adanya pemilih selundupan yang diduga dimasukkan ke DPT, Ketua Komisi Pemilihan Umum Abdul Hafiz Anshary kemarin memerintahkan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menolak pemilih yang terdaftar di DPT tetapi tidak dikenal (pemilih selundupan).

”KPPS pasti kenal dengan siapa saja orang yang ada di sekitarnya. Pemilih yang tidak dikenal silakan ditolak,” ujar Hafiz di Jakarta.

Untuk menjaga tidak adanya kecurangan pemilu melalui DPT, Hafiz menjelaskan, DPT akan dibagikan kepada tiap saksi di TPS untuk memantau.

”Pemilih yang boleh memberikan suara adalah pemilih yang sudah menerima pemberitahuan dari KPPS dalam bentuk surat pemberitahuan dan jelas identitasnya. Lalu, setiap orang yang sudah mencontreng wajib mencelupkan jarinya ke tinta,” ujar Hafiz.

Ketua DPR Agung Laksono juga meminta agar DPT dipatuhi. Artinya, hanya mereka yang namanya tercantum dalam DPT yang berhak memberikan suara. Petugas penyelenggara pemilu di TPS juga harus memastikan bahwa tidak ada pemilih yang bisa menggunakan haknya lebih dari sekali dan mencoret pemilih terdaftar yang sebenarnya tidak berhak memilih.

(SUT/INU/DIK)

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Satu Tanggapan to “Dugaan Rekayasa DPT Terungkap”

RSS Feed for Tonimulyono Comments RSS Feed

Untuk melihat penyebab kesalahan DPT bisa lihat di http://kenmahdi.wordpress.com


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: