Anak Pun Bisa Alami Keputihan, Kenali Gejalanya!

Posted on 17 April 2009. Filed under: berita | Tag:, , , , , , , , |

Kompas – Kamis, April 16

JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak orangtua tidak mengenali tanda-tanda keputihan pada bayi dan anak mereka. Padahal, bila tidak ditangani dengan tepat, dalam beberapa minggu, masalah keputihan itu bisa menimbulkan komplikasi, infeksi meluas ke kelenjar-kelenjar di dalam kelamin dan organ reproduksi lain.

“Maka dari itu, para orangtua perlu mewaspadai adanya gejala keputihan pada bayi dan anak,” kata dokter spesialis kulit dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo, dr Tina Wardani Wisesa, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (14/4).

“Dengan memahami gejala, penyebab, dan pencetus keputihan pada bayi dan anak, hal itu mencegah terjadinya keputihan serta mencegah agar tidak terulang. Masalah keputihan bisa dikenali dengan melihat apakah anak sering buang air kecil berlebihan di celana atau ada cairan berlebihan sekitar kelamin.

Jika ditemukan ada gejala, orangtua perlu segera membawa anaknya ke dokter agar bisa diketahui secara pasti penyebab keputihan. “Bila didiagnosis keputihan patologis, pasien harus diobati secara komprehensif, termasuk pemberian obat-obatan antibiotik kepada anak penderita keputihan,” ujarnya.

Di RSUP Cipto Mangunkusumo, jumlah kasus keputihan pada anak usia 5-12 tahun tercatat rata-rata 10 penderita per tahun. Sejauh ini, tim medis dari RS itu lebih banyak menangani anak penderita keputihan yang dirujuk dari pusat krisis terpadu dengan dugaan sebagai korban pelecehan seksual.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin dari FKUI-RSUPCM, dr Hanny Nilasari, keputihan patologis sering disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur atau parasit, dan juga oleh sebab non-infeksi, yaitu benda asing. Perawatan yang salah, seperti terlalu banyak menaburkan bedak pada daerah kelamin bayi dan anak, juga bisa mencetuskan keputihan karena serbuk bedak itu merupakan benda asing yang berada dalam kelamin.

Selain itu, banyak anak usia di bawah lima tahun atau balita yang suka memasukkan benda-benda asing ke dalam lubang apa saja, termasuk ke kelaminnya. Bila benda asing itu tidak segera dibersihkan atau dikeluarkan, bisa timbul radang atau infeksi pada kelamin. “Perlu diwaspadai kemungkinan adanya pelecehan seksual pada anak yang keputihan dengan penyebab infeksi menular seksual,” ujarnya.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Anak Pun Bisa Alami Keputihan, Kenali Gejalanya!”

RSS Feed for Tonimulyono Comments RSS Feed

apa yang harus dilakukan kalau anak kita mengalami keputihan?

1. Beri penjelasan tentang penyebab keputihan.
2. Kosultasi sama dokter yang tau dan mengerti penyakit keputihan.
3. Diobati.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: